Postingan

CERPEN

Gambar
                 KAKAK By   Fatimah Zahra Rahman IXA            Di suatu pagi   yang cerah, Dina bersiap untuk pergi ke sekolah, setelah sarapan dia bergegas minta diri kepada Ibunya. Ibunya hanya tersenyum menyambut uluran tangan Dina tanpa mempertanyakan keberadaan Ani, kakak Dina. Wanita setengah baya itu sangat memahami karakter kedua putrinya.                           Dina berjalan ke sekolah sendirian tanpa sang kakak mengiringi langkahnya. Rasa   sepi menyelimuti hati siswa kelas IX itu setelah pertengkaran kemarin. Dina-lah   yang memulai. Kakak adik yang kadang seperti gelas kaca yang berdekatan saling berbenturan, suara nyaringnya begitu gaduh. Tapi setelah berpisah mereka saling kehilangan untuk bersama.       ...